Analisa Biaya Bisnis VCO

Analisa Biaya Bisnis VCO - Harga juga merupakan faktor penting bagi konsumen untuk memilih suatu produk VCO. Harga yang murah belum tentu akan membuat konsumen tertarik untuk membeli, karena harga yang terlalu murah dibandingkan produk-produk produsen lain akan membuat konsumen meragukan kualitas. Oleh karena itu pada waktu penentuan harga, yang pertama dilakukan adalah menghitung biaya produksi.

Analisa Biaya Bisnis VCO

Analisa Biaya Bisnis VCO
Analisa Biaya Bisnis VCO


Misalnya : Untuk membuat 1 liter minyak kelapa murni dengan kualitas baik diperlukan kurang lebih 7 buah kelapa kualitas baik. Biaya operasional produksi seperti peralatan habis pakai dan tenaga harus diperhitungkan, ditambah biaya sampai VCO terkemas dan siap dijual.
Perhitungannya sebagai berikut :
- 7 buah kelapa kualitas bagus @Rp 1.200,00 Rp 8.400,00 -
biaya parut dan peras santan @Rp 400,00 Rp 2.800,00
- saringan habis pakai Rp 10.000,00
- tenaga Rp 20.000,00 - lain-lain Rp 8.000,00
 Total Rp 49.200,00
1 L minyak dikemas @ 50 ml maka biaya produksi per kemasan : Rp 49.200,00 / 20 = Rp 2.460,00 ditambah biaya label, brosur, botol dan pengemasan @Rp 2.300,00 menjadi Rp 4.760,00.
 Maka biaya produksi per kemasan 50 ml sebesar Rp 4.760,00

Selanjutnya produsen perlu melakukan survey berapa harga VCO di pasaran untuk menentukan harga. Rata-rata VCO yang beredar di pasaran, dijual dengan selisih sekitar 40 % dari biaya produksi, sehingga bisa dikatakan memberikan keuntungan lumayan besar. Tetapi untuk produsen pemula, sebaiknya mengambil harga sedikit di bawah harga pasar. 

Nah, kalau kamu mau pesan VCO dalam Tonase bisa menghubungi :

Sofhal Jamil
0813-1622-5758
WA : 0817-20-5958
Email : sofhal.jamil@gmail.com

Untuk literan atau beberapa Liter bisa langsung ke lapak kami di :

 VCO   




(VCO)

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments